Setapak Langkah – 04 Agustus 2026 | Unit pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru yang mengusung reaktor generasi tiga Hualong One resmi memasuki fase operasional di wilayah selatan Tiongkok. Pengoperasian ini menandai tonggak penting dalam upaya diversifikasi sumber energi nasional dan memperkuat ketahanan energi regional.
Reaktor Hualong One dikenal dengan desainnya yang mengedepankan keselamatan, efisiensi, dan kemudahan pembangunan. Unit yang baru beroperasi ini memiliki kapasitas listrik sebesar 1.000 megawatt (MW) dan dilengkapi dengan sistem pendinginan pasif serta fitur proteksi ganda yang mampu menahan kondisi darurat.
Berikut adalah beberapa spesifikasi teknis utama unit tersebut:
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Model Reaktor | Hualong One (Generasi III) |
| Kapasitas | 1.000 MW |
| Lokasi | Provinsi Guangdong, China Selatan |
| Peluncuran Operasional | April 2024 |
| Fitur Keamanan | Sistem pendinginan pasif, proteksi ganda, kontrol otomatis |
Pembangunan unit ini dimulai pada tahun 2020 dengan investasi yang diperkirakan mencapai 6,5 miliar dolar Amerika. Pemerintah China menargetkan peningkatan kontribusi energi nuklir menjadi 10% dari total bauran energi nasional pada akhir dekade ini, sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon.
Para analis menilai bahwa keberhasilan operasional Hualong One di China Selatan dapat mempercepat ekspor teknologi nuklir ke pasar internasional, terutama ke negara‑negara berkembang yang mencari solusi energi bersih dan andal.
Selain dampak ekonomi, kehadiran PLTN ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor teknik, pemeliharaan, dan riset. Pemerintah setempat juga berkomitmen untuk mengoptimalkan program pelatihan tenaga kerja lokal, sehingga manfaat sosial dapat dirasakan secara luas.