Setapak Langkah – 04 Agustus 2026 | PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) mengumumkan rencana akselerasi penggunaan energi panas bumi sebagai sumber listrik utama bagi data center ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan menurunkan jejak karbon sektor teknologi informasi sekaligus memanfaatkan potensi geothermal Indonesia yang melimpah.
Strategi dan Target
PGE menargetkan pembangunan beberapa fasilitas pilot yang mengintegrasikan turbin geothermal dengan infrastruktur data center. Setiap unit diproyeksikan menghasilkan listrik bersih dengan efisiensi tinggi, sekaligus memanfaatkan panas sisa untuk pendinginan server, sehingga mengurangi kebutuhan energi listrik tambahan.
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan
- Pengurangan emisi CO2 hingga 30% dibandingkan data center konvensional.
- Biaya operasional lebih stabil karena harga energi panas bumi relatif konstan.
- Peningkatan nilai tambah bagi kawasan sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan infrastruktur.
Langkah Selanjutnya
Tim PGE sedang berkoordinasi dengan pemerintah, operator telekomunikasi, dan penyedia layanan cloud untuk menentukan lokasi strategis. Evaluasi kelayakan teknis dan ekonomi akan melibatkan studi geologi, ketersediaan lahan, serta analisis kebutuhan energi data center di wilayah tersebut.
Jika berhasil, model ini dapat menjadi referensi bagi negara lain yang memiliki potensi geothermal tinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir energi terbarukan dalam industri digital.