Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Pengacara Tifauzia Tyassuma, yang dikenal dengan sebutan Dokter Tifa, baru‑baru ini menerima kunjungan dari kuasa hukumnya, Abdullah Alkatiri, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Menurut Abdullah, kondisi kliennya saat ini masih memerlukan perawatan intensif, termasuk pemasangan infus, meskipun secara umum ia berada dalam keadaan stabil.
Berikut rangkaian kejadian terkini yang dilaporkan:
- Dokter Tifa dijadwalkan masuk rumah sakit pada awal pekan ini setelah mengalami penurunan kesehatan yang mendadak.
- Abdullah Alkatiri melakukan kunjungan pada hari Selasa siang, lalu memberikan laporan bahwa pasien masih terhubung dengan infus, namun tidak ada tanda-tanda komplikasi serius.
- Tim medis memastikan bahwa tanda vital berada dalam batas normal, dan dokter spesialis merencanakan evaluasi lanjutan dalam 24‑48 jam ke depan.
Kuasa hukum menegaskan bahwa pernyataan “masih terpasang infus” bukan berarti kondisi pasien kritis, melainkan bagian dari prosedur pemulihan pasca operasi atau perawatan khusus. Ia menambahkan bahwa Dokter Tifa akan terus dipantau secara ketat dan akan mendapatkan perawatan yang dibutuhkan sampai benar‑benar pulih.
Kasus Dokter Tifa sendiri menjadi sorotan publik karena melibatkan tuduhan kriminal yang sebelumnya mengharuskan ia menjalani proses hukum. Update kesehatan ini diharapkan dapat meredam spekulasi dan memberikan kejelasan bagi para pendukung serta media.
Para pengamat hukum memperingatkan bahwa kondisi medis tidak boleh dijadikan alat politik. Mereka menekankan pentingnya menghormati privasi pasien sekaligus menunggu hasil medis resmi sebelum menarik kesimpulan lebih lanjut.