Setapak Langkah – 27 April 2026 | Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi mengonfirmasi bahwa salah satu dosennya memang menjabat sebagai penasihat pada Yayasan Day Care Little Aresha yang berlokasi di Yogyakarta. Pernyataan universitas menegaskan bahwa keterlibatan tersebut bersifat pribadi, bukan dalam kapasitas akademik atau institusional.
Penegasan UGM muncul setelah muncul spekulasi publik bahwa keterlibatan dosen dapat menimbulkan konflik kepentingan atau penyalahgunaan wewenang akademik. Dalam klarifikasinya, rektor dan jajaran pimpinan universitas menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran kebijakan internal yang terjadi, serta dosen tersebut tetap menjalankan tugas mengajar dan penelitian secara penuh.
Beberapa pihak menilai bahwa kejelasan status pribadi ini penting untuk menjaga transparansi dan integritas institusi pendidikan tinggi. Sementara itu, yayasan Day Care Little Aresha menyatakan komitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, dengan dukungan profesional dari berbagai kalangan, termasuk akademisi.
Kasus ini juga memicu diskusi mengenai batasan peran dosen di luar kampus, terutama ketika melibatkan lembaga sosial atau komersial. UGM berjanji akan terus memantau situasi dan memastikan semua pihak mematuhi regulasi yang berlaku.