histats

Tuntutan Aliansi BEM SI Jateng: Kuatkan Rupiah dalam 18 Hari

Tuntutan Aliansi BEM SI Jateng: Kuatkan Rupiah dalam 18 Hari

Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Cabang Jawa Tengah mengeluarkan pernyataan tegas pada awal bulan ini, menuntut pemerintah dan Bank Indonesia untuk melakukan intervensi guna menguatkan nilai tukar rupiah dalam kurun waktu 18 hari ke depan. Tuntutan tersebut muncul di tengah gejolak pasar valuta asing yang menyebabkan rupiah terdepresiasi signifikan terhadap dolar Amerika Serikat, menambah beban biaya hidup bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

Penurunan nilai tukar rupiah sejak kuartal pertama 2024 dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, seperti pengetatan kebijakan moneter di negara maju, serta faktor internal berupa defisit neraca berjalan yang terus melebar. Inflasi konsumen yang berada di atas target bank sentral semakin memperparah daya beli masyarakat, terutama kalangan pelajar yang mengandalkan beasiswa dan pekerjaan paruh waktu.

Berikut adalah poin‑poin utama yang disampaikan oleh Aliansi BEM SI Jateng:

  • Meningkatkan cadangan devisa melalui penjualan aset asing dan pembatasan aliran modal keluar.
  • Memperketat kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan bila diperlukan.
  • Mengurangi impor barang konsumsi non‑esensial serta memperkuat produksi dalam negeri.
  • Memberikan stimulus fiskal yang terarah kepada sektor pendidikan dan UMKM untuk menstabilkan pasar kerja.
  • Melakukan koordinasi intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan otoritas pasar modal.

Untuk memberikan gambaran singkat mengenai pergerakan nilai tukar, tabel di bawah ini menampilkan kurs USD/IDR pada tiga tanggal penting dalam 30 hari terakhir:

Tanggal Kurs USD/IDR
1 Juni 2024 15.450
15 Juni 2024 15.720
30 Juni 2024 15.980

Pihak pemerintah melalui Kementerian Keuangan menanggapi bahwa kebijakan makroekonomi sedang dalam proses evaluasi, sementara Bank Indonesia menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar dengan intervensi pasar bila diperlukan. Namun, tidak ada indikasi kebijakan konkret yang akan diterapkan dalam jangka waktu 18 hari tersebut.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, Aliansi BEM SI Jateng mengumumkan akan melaksanakan aksi demonstrasi bertajuk “Reformasi Jilid 2” pada akhir Agustus 2024. Aksi tersebut direncanakan melibatkan ribuan mahasiswa di beberapa kota besar, termasuk Solo, Semarang, dan Yogyakarta, dengan agenda menuntut transparansi kebijakan moneter serta penurunan biaya pendidikan.

Para analis pasar memperingatkan bahwa tekanan tambahan dari aksi massa dapat memperburuk volatilitas nilai tukar, terutama jika terjadi penarikan dana asing. Di sisi lain, pemerintah dihadapkan pada dilema antara menjaga kestabilan mata uang dan menanggapi aspirasi generasi muda yang semakin vokal dalam bidang ekonomi.

Sejauh ini, belum ada kepastian apakah pemerintah akan mengeluarkan kebijakan khusus dalam batas waktu yang ditetapkan. Namun, tuntutan BEM SI Jateng mencerminkan kepedulian luas terhadap dampak fluktuasi nilai tukar terhadap kehidupan sehari‑hari, terutama bagi kalangan pelajar dan keluarga berpenghasilan menengah ke bawah.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *