Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | Trio Lestari kembali menggebrak panggung myBCA International Java Jazz Festival 2026 dengan konsep yang mengundang penonton untuk bernostalgia. Penampilan mereka tidak hanya menampilkan improvisasi jazz modern, tetapi juga menghidupkan kembali lagu‑lagu klasik yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah musik Indonesia.
Acara yang berlangsung di Jakarta ini menyuguhkan suasana hangat, di mana anggota trio—Risa Saraswati (vokal), Dedi Rahayu (piano), dan Budi Santoso (bass)—mengajak penonton menelusuri jejak musik mereka sejak debut pada awal 2000-an. Setiap lagu dibawakan dengan sentuhan baru, namun tetap mempertahankan melodi dan lirik yang familiar.
Berikut beberapa lagu yang menjadi sorotan dalam penampilan nostalgia mereka:
- “Kau dan Aku” – sebuah balada pop‑jazz yang dulu menjadi hits di radio nasional.
- “Malam Sunyi” – instrumental piano yang menampilkan improvisasi bebas.
- “Cinta Tak Sempurna” – kolaborasi vokal harmonis yang mengingatkan pada era romantisme musik Indonesia.
Selain menampilkan repertoar lama, Trio Lestari juga menyisipkan cerita di balik setiap lagu, memberikan konteks sejarah dan makna pribadi bagi anggota grup. Interaksi langsung dengan penonton, seperti mengajak mereka menyanyikan chorus bersama, menambah rasa kebersamaan dan keintiman pada konser yang biasanya berskala besar.
Keberhasilan penampilan ini tidak lepas dari dukungan penyelenggara Java Jazz yang menekankan pentingnya melestarikan warisan musik Indonesia di tengah festival internasional. Penonton yang hadir, baik dari kalangan muda maupun veteran musik, tampak antusias dan tergerak oleh nuansa nostalgia yang dihadirkan.
Dengan strategi kreatif ini, Trio Lestari tidak hanya memperkuat posisinya di kancah musik nasional, tetapi juga memberikan kontribusi pada pelestarian budaya musik Indonesia melalui platform festival bergengsi.