histats

Tradisi Arak-Arakan Hewan Kurban Meriahkan Idul Adha di Malang

Tradisi Arak-Arakan Hewan Kurban Meriahkan Idul Adha di Malang

Setapak Langkah – 27 Mei 2026 | Setiap tahun, warga Kidul Pasar, Kota Malang, menyambut Hari Raya Idul Adha dengan sebuah pawai yang menampilkan hewan kurban. Acara ini telah menjadi tradisi lokal yang tidak hanya menonjolkan semangat berkurban, tetapi juga menambah warna kebersamaan masyarakat.

Pawai dimulai pada pagi hari menjelang waktu salat Idul Adha. Hewan‑hewan seperti kambing, domba, dan sapi dibawa dalam barisan rapi, dihias dengan kain berwarna-warni serta simbol-simbol keagamaan. Setiap peserta pawai biasanya mengiringi hewan dengan musik tradisional, termasuk gendang dan seruling, sehingga suasana menjadi hidup dan meriah.

Berikut adalah rangkaian kegiatan yang biasanya terjadi dalam arak‑arakan tersebut:

  • Persiapan hewan: Pemilik hewan membersihkan dan menata hewan mereka, menambahkan hiasan seperti kalung kain dan pita.
  • Pawai menuju lapangan: Barisan hewan bergerak perlahan menuju alun‑alun umum atau lapangan terbuka yang telah ditentukan.
  • Penyampaian pesan keagamaan: Tokoh agama atau panitia memberikan ceramah singkat tentang makna kurban dan nilai kebersamaan.
  • Pengumuman jadwal penyembelihan: Setelah pawai selesai, disusun jadwal penyembelihan yang adil dan sesuai dengan syariat.

Keunikan tradisi ini terletak pada keterlibatan lintas generasi. Anak‑anak muda membantu mengatur barisan, sementara para sesepuh membimbing prosesnya, memastikan nilai-nilai religius tetap terjaga. Selain menumbuhkan rasa solidaritas, arak‑arakan hewan kurban juga menjadi daya tarik wisata religius, menarik pengunjung dari daerah sekitar yang ingin menyaksikan budaya lokal secara langsung.

Para pedagang setempat pun memanfaatkan momen tersebut dengan menjual makanan khas, seperti sate kambing, opor sapi, serta jajanan tradisional. Hal ini menambah nilai ekonomi lokal sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung.

Dengan terus melestarikan tradisi arak‑arakan ini, Kota Malang tidak hanya memperkuat identitas keagamaan masyarakatnya, tetapi juga menegaskan peran budaya dalam mempererat ikatan sosial di tengah modernisasi.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *