Setapak Langkah – 25 April 2026 | Seiring dengan padatnya aktivitas harian, pergerakan penduduk di Kabupaten Grobogan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Stasiun Gundih, yang terletak di jalur utama kereta api Jawa Tengah, kini menjadi titik penghubung utama bagi warga dalam melakukan perjalanan antar kota maupun antar desa.
Data yang dihimpun oleh Dinas Perhubungan Grobogan menunjukkan kenaikan jumlah penumpang harian sebesar 18% dalam enam bulan terakhir dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain peningkatan layanan kereta api, penambahan jadwal keberangkatan, serta perbaikan fasilitas di stasiun.
Manfaat yang dirasakan oleh masyarakat meliputi:
- Waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan dengan transportasi darat.
- Biaya perjalanan yang lebih ekonomis, terutama bagi pelajar dan pekerja.
- Akses lebih mudah ke pusat-pusat layanan publik seperti rumah sakit dan pasar tradisional.
- Peningkatan peluang usaha di sekitar area stasiun, seperti warung makan, kios, dan penyewaan kendaraan.
Selain itu, peningkatan mobilitas ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pedagang dan pengusaha kecil melaporkan peningkatan penjualan hingga 12% sejak peningkatan layanan kereta api. Sektor pariwisata juga mendapat manfaat, karena wisatawan dapat mengakses destinasi wisata alam di Grobogan dengan lebih nyaman.
Pemerintah Kabupaten bersama PT Kereta Api Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Rencana kedepannya meliputi penambahan rel kereta tambahan, peningkatan sistem tiket digital, serta revitalisasi area komersial di sekitar Stasiun Gundih.
Dengan upaya kolaboratif antara pihak transportasi dan komunitas setempat, Stasiun Gundih diproyeksikan akan terus menjadi ujung tombak peningkatan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di Grobogan.