Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan pencapaian laba bersih sebesar Rp80 miliar untuk kuartal pertama tahun 2026. Laba tersebut diatribusikan kepada pemilik entitas induk setelah memperhitungkan pajak dan beban lainnya.
Pencapaian ini menandai peningkatan dibandingkan dengan kuartal I 2025 yang hanya menghasilkan laba bersih Rp65 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain perbaikan margin penjualan, efisiensi operasional, serta peningkatan volume penjualan semen domestik dan ekspor.
| Keterangan | Nilai (Rp Miliar) |
|---|---|
| Pendapatan | 12.500 |
| Laba Bersih | 80 |
| Laba Bersih per Saham (EPS) | 150 |
| EBITDA | 350 |
Manajemen SIG menilai bahwa kebijakan penyesuaian harga semen serta peningkatan produktivitas pabrik berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, perusahaan juga melanjutkan program diversifikasi produk, termasuk pengembangan semen khusus untuk proyek infrastruktur besar yang sedang digencarkan pemerintah.
Para analis pasar modal memberikan respons positif terhadap laporan tersebut. Rata‑rata target harga saham SIG dinaikkan dari Rp1.500 menjadi Rp1.650, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan laba yang berkelanjutan.
Ke depan, SIG menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan sekitar 5‑7 persen dan berkomitmen untuk meningkatkan margin operasional melalui optimalisasi rantai pasokan dan investasi teknologi ramah lingkungan.