Setapak Langkah – 30 April 2026 | Pengadilan militer akan melanjutkan persidangan kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, pada Rabu, 6 Mei 2026. Pada tahap ini, proses pembuktian akan difokuskan pada pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan oleh pihak penyidik.
Kasus ini bermula pada tahun 2024 ketika Andrie Yunus menjadi korban serangan penyiraman air keras di sebuah apartemen di Jakarta. Insiden tersebut menimbulkan keprihatinan luas karena dianggap merupakan tindakan intimidasi terhadap aktivis hak asasi manusia.
Setelah penyelidikan awal, jaksa militer (oditur militer) menyiapkan delapan saksi yang diharapkan dapat memberikan keterangan terkait pelaku, modus operandi, serta motif serangan. Berikut adalah rincian singkat mengenai saksi-saksi yang akan dipanggil:
- Saksi mata kejadian yang berada di lokasi saat serangan terjadi.
- Petugas keamanan kompleks apartemen yang mencatat aktivitas di sekitar waktu insiden.
- Ahli forensik kimia yang akan menjelaskan komposisi cairan yang digunakan.
- Rekan kerja Andrie Yunus yang mengetahui ancaman sebelumnya.
- Pengacara korban yang mengatur dokumentasi medis.
- Saksi dari pihak kepolisian yang menangani laporan awal.
- Mantan anggota militer yang diduga memiliki hubungan dengan pelaku.
- Ahli psikologi yang akan menilai dampak psikologis pada korban.
Sidang tahap pembuktian ini penting karena akan menentukan apakah cukup bukti kuat untuk melanjutkan ke tahap pembuktian lanjutan atau bahkan persidangan akhir. Jika bukti yang diajukan dianggap cukup, proses selanjutnya adalah pembacaan dakwaan dan persidangan substantif, yang dapat berujung pada putusan hukuman penjara bagi pelaku.
Pengamat hukum menilai bahwa kasus ini menjadi ujian bagi sistem peradilan militer dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan aktivis sipil. Keberhasilan proses pembuktian dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap independensi lembaga peradilan.
Jadwal sidang selanjutnya masih direncanakan akan dilanjutkan setelah fase pemeriksaan saksi selesai, dengan perkiraan selesai pada akhir Juni 2026.