Setapak Langkah – 03 Juli 2026 | Setelah proses verifikasi yang ketat, seluruh laporan keuangan tahun 2025 telah selesai dipublikasikan. Badan Pengawas Keuangan (Danantara) pada hari ini mengumumkan bahwa sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan pertumbuhan positif pada periode April 2025 hingga April 2026.
Berikut ini adalah ringkasan kinerja utama beberapa BUMN yang tercatat mengalami peningkatan laba dan pendapatan:
| BUMN | Pertumbuhan Laba YoY | Pertumbuhan Pendapatan YoY |
|---|---|---|
| PT Pertamina (Persero) | +80% | +45% |
| PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | +30% | +22% |
| PT PLN (Persero) | +18% | +12% |
| PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | +25% | +20% |
PT Pertamina mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan harga minyak mentah internasional serta efisiensi operasional pada unit downstream. Sektor energi ini diproyeksikan akan terus menjadi kontributor utama bagi pendapatan negara.
PT Telkom Indonesia menampilkan pertumbuhan laba 30 persen, seiring dengan peningkatan layanan digital, fiber optic, dan penjualan produk cloud. Sementara PT PLN berhasil meningkatkan laba 18 persen berkat penurunan biaya pembangkit serta investasi pada energi terbarukan.
Bank Rakyat Indonesia mencatatkan peningkatan laba 25 persen, berkat ekspansi kredit mikro dan digital banking yang memperluas basis nasabah di wilayah pedesaan.
Para analis menilai bahwa hasil positif ini mencerminkan kebijakan pemerintah yang mendukung restrukturisasi BUMN, peningkatan tata kelola, serta fokus pada inovasi teknologi. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa tantangan eksternal seperti fluktuasi nilai tukar dan tekanan inflasi dapat memengaruhi kinerja di tahun mendatang.
Secara keseluruhan, laporan keuangan 2025 memberikan sinyal optimis bagi perekonomian Indonesia, dengan BUMN berperan penting dalam menjaga stabilitas fiskal dan menyediakan layanan strategis bagi masyarakat.