Setapak Langkah – 26 Mei 2026 | Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengonfirmasi bahwa satu calon jamaah haji asal Provinsi Sumatera Utara terdiagnosa mengidap cacar air menjelang keberangkatan. Karena infeksi menular tersebut, pihak penyelenggara memutuskan menunda perjalanan ibadah haji calon tersebut demi menjaga kesehatan jamaah lain.
Langkah-langkah yang diambil PPIH Medan meliputi:
- Pengujian laboratorium untuk memastikan keberadaan virus varicella-zoster.
- Isolasi mandiri di fasilitas kesehatan yang telah disetujui.
- Pengobatan sesuai protokol medis nasional.
- Evaluasi kesehatan secara berkala hingga hasil negatif tiga kali berturut‑turut.
- Penggantian tempat pada kuota haji dengan calon lain yang telah lolos seleksi dan memenuhi persyaratan kesehatan.
Penundaan ini tidak mengurangi kuota haji yang dialokasikan untuk Sumatera Utara, karena PPIH telah menyiapkan calon cadangan yang siap berangkat pada jadwal berikutnya. Calon yang terinfeksi diperkirakan dapat dijadwalkan ulang setelah masa karantina selesai dan dokter memberikan surat keterangan sehat.
PPIH Medan juga menegaskan pentingnya vaksinasi dan tindakan pencegahan bagi seluruh calon jamaah, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin, penggunaan masker, serta menjaga kebersihan pribadi. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir risiko penularan penyakit menular selama proses persiapan haji.