Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | Pasar valuta Indonesia menunjukkan pergerakan positif setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). Rupiah menguat tajam melawan dolar AS, menandai salah satu penguatan terkuat dalam lima bulan terakhir.
Penguatan ini didorong oleh kombinasi faktor fundamental dan sentimen pasar, antara lain:
- Data inflasi bulan lalu mencatat kenaikan terendah sejak awal tahun, yaitu 2,7% YoY, di bawah perkiraan 2,9%.
- Cadangan devisa resmi naik menjadi US$138,5 miliar, menambah kepercayaan investor terhadap likuiditas luar negeri.
- Kebijakan moneter BI diproyeksikan tetap stabil dengan suku bunga acuan 5,75%, mengurangi tekanan pada mata uang.
- Penunjukan calon tunggal menurunkan ketidakpastian politik di sektor keuangan.
Berikut ini ringkasan pergerakan nilai tukar Rupiah dalam tiga hari terakhir:
| Tanggal | Kurs USD/IDR | Perubahan |
|---|---|---|
| 10 Agustus 2026 | 15 250 | +0,3 % |
| 11 Agustus 2026 | 15 210 | +0,4 % |
| 12 Agustus 2026 | 15 180 | +0,2 % |
Para analisis pasar menilai bahwa penguatan Rupiah dapat berlanjut selama proses seleksi Gubernur BI berlangsung tanpa hambatan dan data ekonomi makro tetap mendukung. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa volatilitas tetap mungkin muncul jika terjadi perubahan kebijakan eksternal atau tekanan geopolitik.
Secara keseluruhan, penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI memberikan dorongan signifikan terhadap kepercayaan pasar domestik dan internasional, memperkuat posisi Rupiah di tengah dinamika global yang menantang.