Setapak Langkah – 17 Mei 2026 | Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Luar Negeri Belarus Maxim Ryzhenkov mengadakan pertemuan intensif untuk menyusun roadmap kerja sama bilateral menjelang kunjungan resmi Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia.
Dalam dialog tersebut, kedua menteri menekankan pentingnya memperdalam kerja sama di beberapa sektor strategis, antara lain:
- Perdagangan barang dan jasa
- Energi, khususnya pemanfaatan teknologi nuklir sipil dan energi terbarukan
- Pertanian dan agroindustri
- Teknologi informasi serta inovasi digital
- Pendidikan dan pertukaran budaya
Roadmap yang sedang dirampungkan mencakup agenda konkret, seperti penandatanganan nota kesepahaman, pembentukan tim kerja gabungan, serta penjadwalan kunjungan delegasi bisnis dari kedua negara. Diharapkan, kunjungan Presiden Lukashenko yang diperkirakan akan dilaksanakan pada akhir tahun ini dapat menjadi momentum bagi peningkatan volume perdagangan bilateral yang saat ini masih berada pada level menengah.
Penguatan hubungan RI‑Belarus ini dianggap strategis karena dapat membuka peluang diversifikasi pasar bagi produk Indonesia sekaligus memberi Belarus akses ke kawasan Asia Tenggara. Kedua pihak menegaskan komitmen untuk mempercepat realisasi proyek bersama, termasuk potensi investasi di bidang energi bersih dan pengembangan zona industri khusus.
Dengan roadmap yang semakin matang, diharapkan kunjungan Presiden Lukashenko tidak hanya menjadi acara seremonial, melainkan platform bagi pencapaian kesepakatan yang menghasilkan manfaat ekonomi dan diplomatik jangka panjang bagi kedua negara.