Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Bank Indonesia (BI) baru-baru ini menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebagai respons terhadap tekanan inflasi dan kebutuhan menstabilkan nilai tukar. Kenaikan ini menimbulkan efek domino di sektor perbankan, terutama pada biaya dana yang semakin tinggi. Sebagai salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, BCA Syariah segera menyesuaikan strategi untuk mempertahankan profitabilitas sekaligus menjaga biaya dana tetap rendah.
Berbagai langkah yang diambil BCA Syariah meliputi:
- Peningkatan penghimpunan dana via produk tabungan syariah: meluncurkan varian tabungan berjangka dengan imbal hasil kompetitif serta fitur digital yang memudahkan nasabah membuka rekening secara online.
- Emisi sukuk korporasi: memanfaatkan pasar modal syariah untuk mengamankan dana jangka menengah dengan biaya yang lebih murah dibandingkan pembiayaan konvensional.
- Penguatan jaringan kanal digital: memperluas layanan melalui aplikasi mobile, internet banking, dan agen-agen fintech yang menurunkan biaya operasional penghimpunan.
- Optimalisasi program loyalitas nasabah: menawarkan reward berbasis poin yang dapat ditukarkan dengan produk keuangan syariah, meningkatkan retensi dana.
Berikut rangkuman pertumbuhan DPK perbankan pada kuartal I 2026 yang menjadi latar belakang strategi BCA Syariah:
| Bulan | DPK (triliun Rp) | Pertumbuhan YoY (%) |
|---|---|---|
| Januari | 2.480 | 10,8 |
| Februari | 2.512 | 11,1 |
| Maret | 2.585 | 11,5 |
| April | 2.500 | 11,9 |
Dengan menggabungkan pendekatan tradisional dan inovasi digital, BCA Syariah berharap dapat menjaga biaya dana tetap kompetitif meski suku bunga acuan naik. Langkah tersebut tidak hanya mendukung stabilitas keuangan internal bank, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan sistem perbankan syariah secara keseluruhan.
Ke depan, BCA Syariah berencana memperluas kolaborasi dengan institusi keuangan mikro dan lembaga zakat untuk mengakses sumber dana tambahan yang sejalan dengan prinsip syariah, sekaligus memperkuat posisi sebagai alternatif pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat luas.