Setapak Langkah – 20 Mei 2026 | Pada Rabu pagi, pukul 08.50 WIB, harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia, Jakarta, mengalami penurunan sebesar Rp24.000 per gram, sehingga kini berada pada level Rp2.765.000 per gram.
Penurunan ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya harga emas Antam berada di kisaran Rp2.789.000 per gram. Fluktuasi harga dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti pergerakan nilai tukar dolar AS, data inflasi global, dan sentimen pasar modal domestik.
Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab utama penurunan harga:
- Penguatan Rupiah: Rupiah yang menguat terhadap dolar memberikan tekanan turun pada harga emas yang dipatok dalam dolar.
- Data Inflasi: Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi permintaan safe‑haven pada logam mulia.
- Kebijakan Bank Sentral: Kebijakan moneter yang lebih ketat menurunkan ekspektasi inflasi jangka panjang, sehingga menurunkan minat beli emas.
Meskipun terjadi penurunan, analis pasar logam mulia menilai bahwa harga emas Antam masih berada dalam zona support yang kuat dan berpotensi kembali naik jika faktor-faktor di atas berbalik.
Investor yang mempertimbangkan pembelian emas Antam disarankan untuk memperhatikan pergerakan nilai tukar dan kebijakan moneter, serta menunggu konfirmasi tren jangka menengah sebelum melakukan transaksi besar.