Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, mengemukakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan partainya memiliki potensi untuk membuka jutaan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya menyasar kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang kerja di berbagai sektor, mulai dari produksi makanan, distribusi, hingga logistik.
Berikut adalah beberapa sektor yang diproyeksikan akan mendapat manfaat signifikan dari program tersebut:
- Industri pertanian: petani dan peternak diperkirakan akan mengalami peningkatan permintaan hasil produksi karena kebutuhan bahan baku makanan bergizi.
- Pengolahan makanan: pabrik pengolahan dan usaha kecil menengah akan mendapatkan kontrak produksi makanan siap saji yang memenuhi standar gizi.
- Distribusi dan logistik: perusahaan transportasi serta jaringan distribusi lokal akan terlibat dalam penyaluran makanan ke titik-titik penerima.
- Tenaga kerja lapangan: kebutuhan tenaga kerja untuk penyiapan, pengemasan, dan penyampaian makanan akan meningkat secara signifikan.
Bahtra menambahkan bahwa program ini dirancang untuk berkelanjutan, dengan melibatkan pelaku usaha lokal serta mengoptimalkan sumber daya domestik. Dengan demikian, selain meningkatkan status gizi masyarakat, program MBG juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja yang luas.
Pengamat ekonomi mencatat bahwa bila implementasi berjalan sesuai rencana, dampak multiplier dari program ini dapat menambah pendapatan rumah tangga, mengurangi tingkat pengangguran, dan memperkuat rantai pasok makanan dalam negeri.