Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | Gus Hilman (lahir 12 Desember 1996) merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia termuda yang mewakili Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia adalah putra tunggal dari Jazilul Fawaid, ketua Fraksi PKB di DPR, sehingga sejak dini ia telah terpapar dunia politik.
Berawal dari pendidikan di pesantren Al-Mukmin di Ngruki, Kabupaten Rembang, Gus Hilman melanjutkan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, lalu menyelesaikan magister di bidang Kebijakan Publik di Universitas Indonesia. Selama menempuh pendidikan, ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan menjadi ketua himpunan mahasiswa hukum, yang menambah pengalaman kepemimpinan.
Karier Politik
Pada pemilihan legislatif 2024, Gus Hilman berhasil mengamankan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah 5 dengan perolehan suara lebih dari 150 ribu suara. Pada usia 27 tahun, ia menjadi anggota DPR termuda dalam sejarah PKB dan menempati posisi strategis dalam komisi yang membidangi bidang hukum, HAM, dan kebudayaan.
Di DPR, Gus Hilman fokus pada isu‑isu pemuda, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi desa. Ia mengajukan beberapa rancangan undang‑undang tentang beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dari daerah tertinggal dan program pelatihan keterampilan digital bagi pelaku usaha mikro.
Kecelakaan di Tol Paspro
Pada 23 April 2024, Gus Hilman bersama rombongan kerja mengalami kecelakaan di Jalan Tol Padalarang‑Soreang (Paspro). Kendaraan yang dikemudikan oleh sopirnya tergelincir akibat hujan lebat, menabrak pembatas jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Gus Hilman mengalami luka ringan pada lengan kiri dan memerlukan perawatan singkat di rumah sakit setempat.
Setelah menjalani observasi medis, ia dinyatakan stabil dan telah kembali melaksanakan tugas di DPR. Ia menyatakan rasa syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada tim medis serta pihak kepolisian yang membantu penanganan kecelakaan.
Harapan dan Rencana Kedepan
Gus Hilman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi pemuda, khususnya dalam bidang pendidikan dan teknologi. Ia juga berencana memperkuat jaringan kerja sama antara DPR, pemerintah daerah, dan lembaga swadaya masyarakat guna mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pemilihannya.
Dengan dukungan ayahnya, Jazilul Fawaid, serta tim legislatif, Gus Hilman berharap dapat menjadi contoh bagi generasi muda yang ingin berkiprah di dunia politik.