Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh para guru, orang tua, dan siswa Sekolah Rakyat menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk mengubah nasib keluarga dan meraih kesuksesan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kerja keras serta perilaku sopan santun sebagai landasan bagi generasi muda dalam menempuh studi.
Presiden menuturkan, “Belajar keras bukan sekadar mengejar nilai, melainkan menyiapkan diri untuk berkontribusi pada bangsa. Sopan santun adalah cermin kepribadian yang akan menuntun Anda dalam berinteraksi di masyarakat.” Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei.
Beberapa poin penting yang diangkat dalam pesan tersebut meliputi:
- Ketekunan dalam belajar: Siswa diharapkan memanfaatkan setiap kesempatan belajar, baik di dalam kelas maupun di luar kelas, dengan fokus dan disiplin.
- Sikap hormat kepada guru dan sesama: Menjaga sopan santun dalam berkomunikasi, menghargai pendapat orang lain, serta menghindari perilaku yang merusak suasana belajar.
- Penerapan nilai-nilai kebangsaan: Menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat gotong royong dalam setiap aktivitas pendidikan.
- Pengembangan diri secara holistik: Menggabungkan aspek akademik dengan keterampilan hidup, seperti kepemimpinan, kerja tim, dan etika kerja.
Presiden Prabowo juga menyoroti peran penting Sekolah Rakyat sebagai lembaga pendidikan yang menjangkau lapisan masyarakat luas, terutama di daerah terpencil. Menurutnya, kualitas pendidikan di sekolah-sekolah tersebut harus terus ditingkatkan melalui peningkatan fasilitas, pelatihan guru, dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat program beasiswa, memperluas jaringan internet di daerah pedesaan, serta mengadakan program mentoring yang melibatkan alumni sukses sebagai panutan bagi siswa.
Dengan menggabungkan semangat belajar keras dan sopan santun, diharapkan generasi muda Indonesia dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan global sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang luhur.