Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengunjungi Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegal Retno, Kecamatan Kebumen, pada 22 April 2024. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penting dalam rangka memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan petani udang di wilayah Jawa Tengah.
Acara dimulai dengan penyerahan simbolik hasil panen udang yang diperkirakan mencapai 1.200 ton pada musim ini. Presiden menekankan bahwa program budidaya udang berbasis kawasan ini merupakan upaya pemerintah untuk menambah nilai ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang sebelumnya tidak produktif.
- Lokasi: Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Desa Tegal Retno.
- Tanggal: 22 April 2024.
- Target produksi: 1.200 ton udang.
- Jumlah petani yang terlibat: lebih dari 850 keluarga.
Berikut rangkuman data utama dari program BUBK Kebumen:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Luas tambak terkelola | 450 hektar |
| Produksi udang (ton) | 1.200 |
| Jumlah petani | 850+ |
| Nilai ekspor potensial (USD) | ≈ 180 juta |
Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana lanjutan berupa pemberian insentif fiskal, penyediaan bibit unggul, serta pelatihan teknis bagi petani. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlanjutan lingkungan tambak.
Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong investor domestik maupun asing untuk menambah investasi di sektor aquaculture, khususnya udang. Pemerintah menargetkan peningkatan kontribusi sektor perikanan terhadap PDB nasional menjadi 2,5% pada akhir 2025.
Dengan keberhasilan panen raya ini, Kebumen berpotensi menjadi model pengembangan budidaya udang berkelanjutan di Indonesia.