histats

Presiden Prabowo Luncurkan Program ASRI, Kemenhut Siapkan 70 Juta Bibit Unggul untuk Penghijauan Nasional

Presiden Prabowo Luncurkan Program ASRI, Kemenhut Siapkan 70 Juta Bibit Unggul untuk Penghijauan Nasional

Setapak Langkah – 08 Agustus 2026 | Presiden Republik Indonesia, Joko Prabowo Subianto, secara resmi memprakarsai Program Aksi Satu Ribu Iklim (ASRI) pada upacara peresmian persemaian bibit di Balai Besar Perkebunan, Jakarta, Senin (12 April 2024). Acara yang dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Budi Setiadi, serta pejabat tinggi kementerian menandai komitmen pemerintah dalam upaya penghijauan terbesar di era modern.

Program ASRI ditujukan untuk menurunkan emisi karbon, meningkatkan ketahanan ekosistem, serta memperluas tutupan hutan dan lahan hijau di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai bagian utama program, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyiapkan 70 juta bibit unggul yang meliputi jenis-jenis pohon cepat tumbuh, kayu keras, serta tanaman bakau yang cocok untuk daerah pesisir.

Berikut rangkuman utama program ASRI:

  • Target bibit: 70 juta bibit unggul, mencakup 35 juta pohon hutan produksi, 20 juta pohon bakau, dan 15 juta tanaman penutup tanah.
  • Area penanaman: diperkirakan mencakup lebih dari 2 juta hektar, meliputi daerah rawan erosi, zona aliran sungai, dan kawasan perkotaan yang membutuhkan ruang hijau.
  • Jadwal implementasi: fase pertama 2024‑2025 fokus pada 500 ribu hektar; fase kedua 2026‑2028 memperluas ke 1,5 juta hektar lainnya.
  • Manfaat ekonomi: penciptaan sekitar 150 ribu lapangan kerja langsung di sektor pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan.
  • Manfaat lingkungan: diproyeksikan menyerap hingga 12 juta ton CO₂ per tahun setelah 10 tahun.

Menteri Budi Setiadi menekankan bahwa bibit yang diproduksi telah melalui seleksi genetika untuk tahan terhadap perubahan iklim, hama, serta memiliki pertumbuhan cepat. “Kualitas bibit adalah kunci sukses penghijauan. Kami memastikan setiap bibit yang disebarkan memiliki daya hidup tinggi dan mampu beradaptasi di kondisi ekstrem,” ujarnya.

Presiden Prabowo menambahkan, “ASRI bukan sekadar program penanaman pohon, melainkan strategi nasional untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, dan mendukung kesejahteraan petani serta masyarakat sekitar.” Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen bangsa, termasuk sektor swasta dan komunitas lokal.

Selanjutnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan monitoring berbasis satelit dan aplikasi mobile untuk memastikan keberhasilan penanaman serta pertumbuhan bibit secara real‑time. Laporan hasil penanaman akan dipublikasikan secara terbuka setiap kuartal.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *