Setapak Langkah – 13 Juli 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan optimismenya bahwa gerakan koperasi nasional akan bangkit kembali dan menjadi salah satu pilar utama kekuatan ekonomi negara. Menurutnya, koperasi memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperkuat daya saing usaha kecil dan menengah.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan beberapa fokus utama pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan koperasi:
- Memperkuat regulasi dan kebijakan yang mendukung perkembangan koperasi.
- Menyediakan akses pembiayaan yang lebih luas melalui lembaga keuangan pemerintah dan swasta.
- Mendorong digitalisasi operasional koperasi agar lebih efisien dan terintegrasi dengan pasar nasional.
- Memberikan pelatihan dan pendampingan teknis bagi pengurus dan anggota koperasi.
Berikut adalah target kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang telah ditetapkan pemerintah:
| Tahun | Target Kontribusi Koperasi terhadap PDB (%) |
|---|---|
| 2023 | 2,5 |
| 2025 | 3,5 |
Prabowo menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh elemen bangsa, termasuk pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat umum, untuk bersama-sama mengoptimalkan peran koperasi dalam menstimulasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.