Setapak Langkah – 30 Juli 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini melontarkan candaan yang menimbulkan spekulasi di kalangan pengamat politik dan ekonomi. Dalam sebuah pertemuan tidak resmi, Prabowo menyatakan bahwa Destry Damayanti, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), bisa menjadi kandidat kuat untuk mengisi jabatan gubernur tetap BI. Pernyataan tersebut berakhir dengan kalimat, “Oke ya? Tapi terserah DPR,” menegaskan peran Dewan Perwakilan Rakyat dalam proses seleksi.
Destry Damayanti, seorang ekonom senior yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengawasan Bank Indonesia, ditunjuk sebagai Pjs Gubernur pada pertengahan 2023 setelah pengunduran diri sang gubernur sebelumnya. Selama masa transisinya, Destry telah menandatangani sejumlah kebijakan moneter penting, termasuk penyesuaian suku bunga dan langkah-langkah likuiditas untuk menahan tekanan inflasi.
Pengangkatan gubernur BI bukan sekadar keputusan administratif. Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, calon gubernur harus melalui proses seleksi yang melibatkan Komisi I DPR, yang menilai kompetensi teknis, integritas, dan independensi calon. Oleh karena itu, meskipun dukungan politik dari presiden dapat memberi sinyal kuat, keputusan akhir tetap berada di tangan parlemen.
Beberapa analis ekonomi menilai bahwa keberlanjutan kebijakan moneter yang telah dijalankan Destry selama masa sementara dapat menjadi nilai plus bila ia diangkat secara permanen. Stabilitas kebijakan suku bunga, konsistensi dalam mengendalikan inflasi, serta kemampuan berkoordinasi dengan otoritas fiskal dianggap krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Di sisi lain, politisi oposisi memperingatkan bahwa proses penunjukan harus dijaga transparansi dan bebas dari intervensi politik. Mereka menekankan pentingnya menjaga independensi BI, mengingat peran sentral bank sentral dalam menjaga kepercayaan pasar dan nilai tukar.
Jika Destry Damayanti resmi terpilih, ia akan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Gubernur BI secara penuh, sebuah pencapaian historis bagi representasi gender di lembaga keuangan tertinggi Indonesia.
Sementara spekulasi terus berlanjut, semua mata kini tertuju pada agenda sidang komisi DPR yang akan membahas calon-calon potensial. Keputusan akhir dijadwalkan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang, setelah melalui tahapan wawancara, verifikasi, dan pemungutan suara oleh anggota DPR.