Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berhasil mengubah bengkel praktik di SMK Dinamika Jakarta menjadi sebuah Teaching Factory yang fokus pada pengembangan kendaraan listrik.
SMK Dinamika Jakarta, yang sebelumnya dikenal dengan bengkel teknik sepeda motor konvensional, kini dilengkapi dengan fasilitas modern untuk merakit, menguji, dan memelihara kendaraan berbasis listrik. Transformasi ini melibatkan renovasi ruang kerja, pemasangan peralatan pengisian baterai, serta instalasi alat ukur listrik yang memenuhi standar industri.
Berikut ini adalah beberapa fasilitas utama yang tersedia di Teaching Factory baru tersebut:
| Fasilitas | Fungsi |
|---|---|
| Stasiun Pengisian Baterai | Latihan pengisian, pemeliharaan, dan manajemen baterai kendaraan listrik |
| Alat Uji Motor Listrik | Pengukuran torsi, efisiensi, dan performa motor listrik |
| Laboratorium Kendaraan Listrik | Simulasi rangkaian kelistrikan dan integrasi sistem kendaraan |
| Workshop Mekanik Elektrik | Praktik perakitan rangka, kelistrikan, dan sistem kontrol |
Dengan fasilitas tersebut, siswa SMK Dinamika dapat mempelajari seluruh siklus pengembangan kendaraan listrik, mulai dari perancangan rangka hingga pengujian akhir. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek ini diharapkan meningkatkan kompetensi teknis mereka serta menyiapkan lulusan yang siap bekerja di industri otomotif yang tengah beralih ke energi bersih.
Seorang perwakilan PLN menyatakan, “Program TJSL kami tidak hanya memberikan kontribusi sosial, tetapi juga mempercepat adopsi teknologi hijau di bidang pendidikan. Melalui Teaching Factory ini, kami ingin menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi kendaraan listrik di Indonesia.”
Ke depan, PLN berencana memperluas model Teaching Factory ini ke sekolah‑sekolah vokasi lain di seluruh Indonesia, serta menjalin kemitraan dengan produsen kendaraan listrik dan institusi riset untuk memperkaya kurikulum dan peluang magang bagi siswa.