Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen di wilayah Jawa atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pemadaman tersebut dipicu oleh ketidakseimbangan antara permintaan listrik yang tinggi dengan ketersediaan pasokan energi primer. Untuk mengatasi hal ini, PLN telah melakukan koordinasi intensif dengan pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) guna menstabilkan aliran energi.
- Penambahan pasokan energi primer dari IPP sebesar 2.500 MW.
- Peningkatan kapasitas pembangkit tenaga air dan pembangkit gas.
- Optimalisasi penggunaan pembangkit batu bara yang ada.
Hasilnya, sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai menunjukkan perbaikan. Pada minggu ini, frekuensi pemadaman bergilir menurun dari 12 kejadian menjadi 4 kejadian, dan durasi rata‑rata pemadaman berkurang dari 45 menit menjadi sekitar 20 menit per kejadian.
| Parameter | Sebelum | Setelah |
|---|---|---|
| Jumlah Kejadian Pemadaman | 12 | 4 |
| Durasi Rata‑rata (menit) | 45 | 20 |
| Pasokan Energi Primer (MW) | ~1.800 | ~4.300 |
PLN menegaskan komitmen untuk terus memantau dan menyeimbangkan beban listrik, serta meningkatkan keandalan jaringan. Konsumen diharapkan tetap menghemat energi dengan mematikan peralatan yang tidak diperlukan, terutama pada jam‑jam puncak.
Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan sistem kelistrikan Jawa akan kembali stabil dalam jangka menengah, mengurangi risiko pemadaman mendadak, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.