Setapak Langkah – 25 Juli 2026 | PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) berhasil memperoleh fasilitas pembiayaan sebesar US$75 juta dari Bank Mizuho Indonesia. Pendanaan ini dirancang untuk memperkuat proyek pengembangan energi panas bumi serta mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih.
Fasilitas tersebut akan dialokasikan untuk beberapa tahapan penting, antara lain:
- Pengembangan lahan panas bumi baru di wilayah Sumatera Barat dan Jawa Barat.
- Modernisasi infrastruktur produksi dan transportasi uap panas.
- Riset dan pengembangan teknologi konversi energi yang lebih efisien.
Dengan tambahan dana ini, PGE berharap dapat meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi nasional hingga 4.000 megawatt pada tahun 2030, selaras dengan target pemerintah untuk menurunkan emisi karbon.
Bank Mizuho Indonesia menilai bahwa investasi pada energi terbarukan memiliki prospek pertumbuhan yang stabil, mengingat kebijakan pemerintah yang mendorong pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pihak bank juga menyatakan komitmennya untuk memperluas portofolio pembiayaan hijau di Indonesia.
Berikut ringkasan alokasi dana yang direncanakan:
| Komponen | Anggaran (USD) |
|---|---|
| Eksplorasi dan pengembangan lapangan baru | 30 juta |
| Upgrade fasilitas produksi | 25 juta |
| Riset & pengembangan teknologi | 10 juta |
| Cadangan operasional & likuiditas | 10 juta |
Pembiayaan ini tidak hanya memperkuat posisi PGE dalam pasar energi panas bumi, tetapi juga menjadi contoh konkret kolaborasi antara sektor keuangan dan perusahaan energi dalam mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.