Setapak Langkah – 08 Juni 2026 | PT Pertamina (Persero) menanggapi insiden kebocoran pipa gas milik unit anak perusahaan Pertamina EP yang terjadi di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kebocoran terdeteksi pada pagi hari dan segera dilaporkan kepada pihak berwenang serta tim darurat internal perusahaan.
Tim respons cepat Pertamina, yang terdiri dari tenaga ahli teknik, pemadam kebakaran, serta petugas keselamatan, dikerahkan ke lokasi dalam hitungan menit. Langkah-langkah yang diambil meliputi:
- Penghentian aliran gas dengan menutup katup utama pipa yang bermasalah.
- Evakuasi warga sekitar dalam radius aman untuk mencegah paparan gas berbahaya.
- Pemeriksaan dan perbaikan pipa yang bocor menggunakan peralatan kedap udara.
- Pengujian tekanan dan kebocoran lanjutan selama 24 jam setelah perbaikan selesai.
Selama proses penanganan, tidak ada laporan korban jiwa atau cedera serius. Namun, sejumlah rumah tangga mengalami gangguan pasokan gas dan listrik sementara, yang kemudian dipulihkan setelah prosedur keamanan selesai.
Pihak Pertamina menegaskan komitmen terhadap standar keamanan operasional yang ketat. Dalam pernyataan resmi, perusahaan menyampaikan bahwa inspeksi rutin pada jaringan pipa akan ditingkatkan, termasuk penggunaan teknologi deteksi kebocoran berbasiskan sensor digital.
Insiden ini menambah perhatian publik terhadap pentingnya pengelolaan infrastruktur energi yang aman, terutama di wilayah padat penduduk. Pemerintah daerah Bekasi berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan penanganan cepat serta mitigasi dampak lingkungan yang mungkin timbul.
Ke depan, Pertamina berencana mengimplementasikan program pelatihan tambahan bagi tim lapangan dan memperluas jaringan pemantauan real‑time guna mencegah kejadian serupa.