Setapak Langkah – 26 April 2026 | Pertamina memperkirakan kebutuhan bahan bakar avtur (aviation turbine fuel) mencapai 80.000 kiloliter selama musim angkutan haji tahun 2024. Angka ini mencerminkan peningkatan jumlah jamaah serta frekuensi penerbangan khusus haji yang dijadwalkan.
Untuk memenuhi proyeksi tersebut, perusahaan melakukan serangkaian persiapan, antara lain:
- Meningkatkan stok cadangan di terminal penyimpanan utama, khususnya di Bandara Soekarno‑Hatta, Abdul Rachman Saleh, dan bandara internasional lainnya yang melayani penerbangan haji.
- Menyesuaikan jadwal pengiriman avtur dari kilang ke depot dengan memperhitungkan permintaan harian selama periode mudik haji.
- Memperkuat jaringan distribusi melalui kerjasama dengan maskapai penerbangan dan operator ground handling.
Selain itu, Pertamina mengumumkan rencana pengembangan bio‑avtur sebagai upaya diversifikasi sumber energi dan pengurangan emisi karbon. Bio‑avtur yang diproduksi dari bahan baku nabati diharapkan dapat memasok sebagian kecil kebutuhan haji, sekaligus menjadi demonstrasi komitmen perusahaan terhadap energi berkelanjutan.
Strategi distribusi bio‑avtur akan dimulai dengan pilot project di dua bandara utama, dengan target produksi 5.000 kiloliter pada tahun pertama. Jika berhasil, kapasitas akan ditingkatkan secara bertahap untuk mendukung kebutuhan avtur konvensional.
Dengan kombinasi peningkatan stok, optimalisasi logistik, dan inovasi bio‑avtur, Pertamina berharap dapat menjamin ketersediaan bahan bakar yang cukup, aman, dan ramah lingkungan sepanjang musim haji.