Setapak Langkah – 19 Juli 2026 | PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali menegaskan komitmen meningkatkan layanan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Aceh. Pada pekan ini perusahaan mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk memperkuat operasional terminal BBM di wilayah tersebut.
Langkah utama meliputi penambahan kapasitas penyimpanan, modernisasi fasilitas pengisian, dan penerapan sistem digital untuk pemantauan stok secara real‑time.
Penambahan Kapasitas Penyimpanan
Terminal‑terminal utama di Aceh, antara lain di Banda Aceh dan Langsa, mendapatkan tambahan tangki penyimpanan yang meningkatkan total kapasitas hingga lebih dari 50 ribu kiloliter. Peningkatan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kekosongan stok dan mempercepat distribusi BBM ke SPBU serta pelabuhan.
| Terminal | Kapasitas Sebelum (kL) | Kapasitas Baru (kL) |
|---|---|---|
| Terminal Langsa | 15,000 | 22,500 |
| Terminal Banda Aceh | 20,000 | 30,000 |
Modernisasi Fasilitas Pengisian
Selain penambahan tangki, perusahaan memasang pompa berkecepatan tinggi dan sistem kontrol otomatis yang meminimalkan waktu loading bahan bakar. Sistem keamanan juga ditingkatkan dengan pemasangan kamera CCTV beresolusi tinggi dan sensor kebocoran.
Penerapan Sistem Digital
Platform monitoring berbasis cloud kini terintegrasi pada semua terminal Sumbagut. Data stok, aliran bahan bakar, dan jadwal pengiriman dapat diakses secara real‑time oleh tim operasional dan pihak terkait, sehingga memungkinkan respons cepat terhadap fluktuasi permintaan.
- Penambahan kapasitas penyimpanan sebesar 35%.
- Pengurangan waktu loading rata‑rata dari 45 menit menjadi 30 menit.
- Peningkatan akurasi data stok hingga 99%.
Direktur Regional Sumbagut, Budi Santoso, menilai bahwa investasi ini tidak hanya memperkuat jaringan distribusi BBM, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh, khususnya sektor transportasi, pariwisata, dan industri pengolahan. Dengan pasokan BBM yang lebih stabil, diharapkan harga bahan bakar di wilayah tersebut tetap terjaga dan dapat menstimulus aktivitas ekonomi lokal.