Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | BNPP RI menyelenggarakan Forum IPKP 2026 sebagai upaya strategis memperkuat pusat pertumbuhan di kawasan perbatasan laut. Forum ini menargetkan penyempurnaan metodologi dan pengukuran kinerja Indeks Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (IPKP) yang menjadi instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir pada tahun 2026.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam forum antara lain:
- Pembaruan kerangka kerja IPKP dengan mengintegrasikan indikator keberlanjutan lingkungan dan sosial.
- Penerapan mekanisme pemantauan berbasis data real‑time untuk menilai efektivitas kebijakan.
- Peningkatan koordinasi antara lembaga pusat, provinsi, dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program.
- Pengembangan fasilitas infrastruktur penunjang, seperti pelabuhan kecil, jalur transportasi laut, dan pusat logistik.
- Pembentukan dana khusus untuk mendukung inovasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah perbatasan laut.
Dengan fokus pada penguatan IPKP, diharapkan kawasan perbatasan laut dapat meningkatkan daya saing ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta menurunkan tingkat kemiskinan secara signifikan. Forum ini juga menjadi forum diskusi lintas sektoral antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan dan potensi daerah pesisir.
Keberhasilan implementasi agenda ini akan diukur melalui serangkaian indikator kunci, termasuk pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah perbatasan, peningkatan volume perdagangan maritim, serta tingkat partisipasi UMKM dalam rantai nilai global. Jika target tercapai, IPKP 2026 dapat menjadi model replikasi bagi kawasan perbatasan lainnya di Indonesia.