Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Pemerintah Kota Ambon mengumumkan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai landasan utama penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data.
Sensus ini akan mencakup seluruh sektor ekonomi di kota, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) hingga perusahaan besar, serta data tentang tenaga kerja, nilai produksi, dan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional (PDR).
Beberapa langkah strategis yang akan ditempuh meliputi:
- Pemetaan lengkap usaha melalui survei lapangan dan platform digital.
- Kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Perindustrian Kota Ambon.
- Penerapan teknologi GIS untuk visualisasi data spasial.
- Pelatihan petugas sensus dalam teknik pengumpulan data terkini.
Jadwal pelaksanaan diperkirakan dimulai pada kuartal pertama 2026 dengan fase persiapan selama enam bulan, diikuti oleh tahap pengumpulan data selama tiga bulan, dan analisis akhir selama dua bulan.
Walikota Ambon, Saifullah, menyatakan, “Data yang akurat akan memungkinkan kami merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, meningkatkan daya saing UMKM, dan mengoptimalkan alokasi anggaran pembangunan.”
Hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi referensi utama bagi perencanaan infrastruktur, program pelatihan kerja, serta insentif bagi sektor-sektor unggulan kota.