Setapak Langkah – 15 Juni 2026 | Pengurus Pusat Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) tahun 2026 akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al‑Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada tanggal 20 hingga 23 Juni 2026.
Acara ini menjadi momentum penting bagi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia untuk meninjau kebijakan internal, merumuskan strategi dakwah, serta memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah. Dalam agenda tersebut, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, secara resmi diundang sebagai tamu kehormatan, menandakan kedekatan antara kepemimpinan negara dan jaringan keagamaan nasional.
Beberapa poin utama yang direncanakan dalam Munas dan Konbes antara lain:
- Evaluasi program-program NU pada periode 2022‑2026.
- Penetapan arah kebijakan dakwah dan sosial keagamaan untuk lima tahun ke depan.
- Pembahasan isu-isu kontemporer seperti pluralisme, ekonomi syariah, dan peran pemuda dalam pembangunan.
- Penandatanganan nota kesepahaman antara PBNU dan Kementerian Agama.
Jadwal singkat acara dapat dilihat pada tabel berikut:
| Hari | Tanggal | Kegiatan |
|---|---|---|
| Senin | 20 Juni 2026 | Pembukaan resmi, sambutan ketua PBNU, dan sesi orientasi |
| Selasa | 21 Juni 2026 | Panel diskusi kebijakan dakwah dan ekonomi syariah |
| Rabu | 22 Juni 2026 | Sidang pleno Munas, penetapan keputusan strategis |
| Kamis | 23 Juni 2026 | Penutup, kunjungan Presiden Prabowo ke pesantren, dan penyerahan rekomendasi |
Lokasi penyelenggaraan, Pondok Pesantren Al‑Falah Ploso, dipilih karena fasilitasnya yang memadai serta letaknya yang strategis di tengah kawasan agrikultur Kediri, yang juga mendukung tema “Kemandirian Ekonomi Umat”. Diharapkan ribuan delegasi, termasuk ulama, tokoh masyarakat, aktivis pemuda, serta perwakilan pemerintah, akan berpartisipasi dalam acara tersebut.
Kehadiran Presiden Prabowo diharapkan dapat memperkuat dialog konstruktif antara lembaga keagamaan dan pemerintah, serta menegaskan komitmen negara dalam mendukung nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan pada keimanan.