Setapak Langkah – 28 Juni 2026 | Menkeu Purbaya mengumumkan skema pembiayaan dengan suku bunga sangat rendah khusus bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang berorientasi ekspor. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional setelah beberapa tahun mengalami perlambatan.
Rincian Skema Kredit
- Suku bunga: 4% per tahun, jauh di bawah tarif pasar yang biasanya berada di kisaran 8‑12%.
- Jangka waktu: 1 hingga 5 tahun dengan opsi perpanjangan.
- Target: UKM yang memiliki produk berpotensi diekspor ke pasar regional atau global.
- Persyaratan: Dokumen kepemilikan usaha, laporan keuangan terakhir, dan rencana pemasaran ekspor.
Tujuan Kebijakan
Program ini bertujuan meningkatkan daya saing UKM Indonesia di pasar internasional, memperluas basis ekspor, serta menciptakan lapangan kerja baru. Dengan biaya pembiayaan yang lebih ringan, pelaku usaha diharapkan dapat mengalokasikan dana lebih banyak untuk inovasi produk, peningkatan kualitas, dan penetrasi pasar.
Perbandingan Suku Bunga
| Jenis Kredit | Suku Bunga |
|---|---|
| Kredit Bank Konvensional (rata-rata) | 8‑12% |
| Kredit Purbaya untuk UKM Eksportir | 4% |
Dengan selisih hingga 8 poin persentase, penghematan biaya bunga dapat mencapai miliaran rupiah bagi ribuan UKM yang berpartisipasi.
Implementasi skema ini akan dimulai pada kuartal pertama 2024, dengan target penyaluran dana mencapai Rp10 triliun dalam dua tahun pertama. Pemerintah berharap langkah ini dapat menstimulasi pertumbuhan PDB dan memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen barang ekspor yang kompetitif.