Setapak Langkah – 20 Mei 2026 | PT Andalan Tbk memperkuat strategi pemacu efisiensi operasional untuk meningkatkan profitabilitas dan menargetkan pendapatan mencapai Rp 949,6 miliar pada tahun 2026. Langkah‑langkah perbaikan meliputi optimalisasi proses produksi, pemanfaatan teknologi digital, dan restrukturisasi biaya tetap.
Beberapa inisiatif utama yang telah diimplementasikan antara lain:
- Penggunaan sistem manajemen rantai pasok berbasis cloud untuk mengurangi waktu siklus pemesanan.
- Automasi lini produksi dengan robotika yang menurunkan kebutuhan tenaga kerja manual hingga 15 %.
- Penerapan program penghematan energi di pabrik, menghasilkan penurunan konsumsi listrik sebesar 12 %.
- Evaluasi ulang kontrak vendor dan renegosiasi harga bahan baku utama.
Hasil awal menunjukkan peningkatan margin EBITDA sebesar 3,2 poin persentase pada kuartal terakhir 2024, serta penurunan beban operasional sebesar Rp 45 miliar.
Berikut proyeksi pendapatan PT Andalan hingga tahun 2026:
| Tahun | Pendapatan (Rp Miliar) |
|---|---|
| 2023 | 820,4 |
| 2024 | 860,7 |
| 2025 | 915,2 |
| 2026 | 949,6 |
Target tersebut diharapkan tercapai berkat kombinasi antara pengendalian biaya, peningkatan produktivitas, serta diversifikasi lini produk yang menyesuaikan dengan permintaan pasar yang terus berkembang.
Manajemen menegaskan komitmen untuk terus memantau kinerja operasional melalui indikator kunci (KPIs) dan menyesuaikan strategi bila diperlukan, guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan pencapaian target pendapatan jangka menengah.