Setapak Langkah – 08 Agustus 2026 | Program operasi katarak gratis yang diluncurkan Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Noor Dubai Foundation dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) bertujuan memperluas akses layanan kesehatan mata di seluruh wilayah Indonesia.
Setiap tahun, sekitar 2 juta warga Indonesia diperkirakan mengalami katarak, namun hanya sebagian kecil yang dapat menjalani operasi karena keterbatasan biaya dan fasilitas. Melalui inisiatif ini, pasien yang terdaftar akan mendapatkan operasi katarak tanpa dipungut biaya, termasuk pemeriksaan pra‑operasi, prosedur operasi, dan perawatan pasca‑operasi.
Berikut adalah langkah‑langkah utama dalam pelaksanaan program:
- Pendaftaran pasien melalui puskesmas atau rumah sakit mitra yang telah ditunjuk.
- Screening mata oleh dokter spesialis untuk menentukan kelayakan operasi.
- Penjadwalan operasi di rumah sakit rujukan dengan tenaga medis berpengalaman.
- Pelaksanaan operasi dengan teknik fakoemulsi atau ekstraksi manual sesuai kondisi pasien.
- Follow‑up pasca‑operasi selama tiga bulan untuk memastikan pemulihan visual.
Program ini menargetkan untuk melayani lebih dari 100.000 penderita katarak pada tahun pertama pelaksanaan, dengan harapan dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak secara signifikan. Selain manfaat kesehatan, peningkatan produktivitas masyarakat yang kembali dapat melihat dengan jelas diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga dan negara.
Kementerian Kesehatan menegaskan komitmen berkelanjutan untuk memperluas jaringan rumah sakit mitra, meningkatkan kapasitas tenaga medis, serta menjalin kerja sama internasional seperti dengan Noor Dubai Foundation yang menyediakan peralatan medis modern.