Setapak Langkah – 15 Agustus 2026 | Jakarta – Menteri Investasi, Rosan Roeslani, mengumumkan bahwa pemerintah akan memperluas daftar komoditas yang termasuk dalam skema Dukungan Strategis Investasi (DSI). Kebijakan ini bertujuan meningkatkan nilai ekspor nasional menjelang target 2027.
Berikut adalah komoditas yang akan diperluas serta proyeksi nilai ekspor pada tahun 2027:
| Komoditas | Nilai Ekspor 2023 (USD Miliar) | Target 2027 (USD Miliar) |
|---|---|---|
| Kelapa Sawit | 21,0 | 30,0 |
| Batu Bara | 8,5 | 12,0 |
| Kakao | 1,2 | 2,5 |
| Karet | 0,9 | 1,8 |
| Produk Kimia Energi Terbarukan | 0,4 | 1,2 |
Strategi pemerintah mencakup penyediaan fasilitas logistik, insentif fiskal, serta peningkatan standar kualitas produk. Selain itu, kementerian akan bekerja sama dengan lembaga riset untuk memperkuat rantai nilai dan meningkatkan daya saing produk Indonesia.
Rosan menegaskan bahwa perluasan DSI bukan hanya sekadar menambah daftar komoditas, melainkan menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Pemerintah menargetkan peningkatan total ekspor DSI sebesar 45 % dalam empat tahun ke depan.