Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan resmi ke rumah kelahiran Mohammad Hatta di Bukittinggi, Sumatra Barat pada hari Senin, 20 Mei 2024. Kunjungan ini bertujuan memperkuat upaya pelestarian warisan budaya nasional serta meninjau rencana renovasi rumah yang akan dijadikan museum.
Rumah bersejarah tersebut, yang dibangun pada tahun 1905, merupakan tempat tumbuh kembang sang proklamator dan Wakil Presiden pertama Indonesia. Selama kunjungan, Menteri meninjau kondisi struktural bangunan, berdiskusi dengan pihak Dinas Kebudayaan setempat, serta meninjau dokumen arsip terkait.
- Peninjauan kondisi fisik bangunan dan kebutuhan perbaikan struktural.
- Diskusi tentang rencana penataan interior agar sesuai dengan standar museum.
- Pemaparan program edukasi untuk pelajar dan wisatawan.
- Pertemuan dengan tokoh masyarakat setempat untuk melibatkan komunitas dalam pelestarian.
Fadli Zon menekankan pentingnya menjaga situs bersejarah sebagai sumber inspirasi bagi generasi muda. Ia menyatakan, \”Rumah Bung Hatta harus menjadi saksi bisu perjuangan bangsa, sekaligus ruang belajar bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dalam sejarah Indonesia.\”
Pihak Dinas Kebudayaan Sumatera Barat mengungkapkan rencana anggaran awal sebesar Rp 12 miliar untuk renovasi, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2025. Selain perbaikan fisik, akan dibangun ruang pameran interaktif yang menampilkan foto-foto, dokumen, serta artefak pribadi Hatta.
Selain nilai historis, rumah tersebut diharapkan menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan perekonomian lokal. Pemerintah daerah berencana mengintegrasikan situs ini dalam jalur wisata edukatif yang mencakup destinasi lain di Bukittinggi, seperti Jam Gadang dan Museum Rumah Kelahiran Sutan Sjahrir.
Kunjungan Menbud ini menandai komitmen pemerintah pusat dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas nasional melalui pendidikan dan pariwisata budaya.