Setapak Langkah – 27 April 2026 | Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru-baru ini mengumumkan keputusan untuk menghentikan pelaksanaan MBG (Minggu Bekerja Gabungan) pada hari Sabtu. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan belanja negara dan diproyeksikan dapat menghemat hingga satu triliun rupiah setiap harinya.
Berikut adalah gambaran perkiraan penghematan berdasarkan frekuensi MBG:
| Frekuensi MBG per Bulan | Penghematan per Hari (Rp) | Penghematan per Bulan (Rp) | Penghematan per Tahun (Rp) |
|---|---|---|---|
| 4 kali | 1.000.000.000 | 4.000.000.000 | 50.000.000.000 |
Penghentian MBG juga diharapkan memberikan dampak positif lainnya, antara lain:
- Mengurangi beban operasional pada instansi pemerintah yang biasanya menyiapkan logistik dan fasilitas untuk MBG.
- Memungkinkan alokasi dana lebih efisien ke program prioritas lain, seperti infrastruktur dan kesejahteraan sosial.
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya efisiensi belanja negara di kalangan pejabat dan masyarakat.
Keputusan ini mendapat sambutan beragam. Sebagian kalangan mendukung upaya penghematan, sementara pihak lain menilai bahwa MBG memiliki nilai strategis dalam koordinasi lintas sektor. Namun, Wamenkeu menegaskan bahwa penghematan yang signifikan menjadi prioritas dalam rangka menjaga stabilitas fiskal negara.