Setapak Langkah – 10 Juni 2026 | Seorang legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, mengkritisi sebuah video yang beredar di media sosial. Video tersebut menampilkan anggota TNI yang memaksa siswa meninggalkan kelas demi mengikuti kegiatan program Kopdes Merah Putih.
- Isi video: TNI mengarahkan siswa untuk keluar dari ruang kelas, menyoroti ketegangan antara militer dan dunia pendidikan.
- Reaksi legislator: Pareira menilai tindakan tersebut tidak proporsional dan berpotensi menurunkan kualitas pendidikan.
- Pernyataan resmi: Ia meminta pihak terkait meninjau kembali mekanisme pelaksanaan Kopdes agar tidak menimbulkan kerugian bagi peserta didik.
Program Kopdes Merah Putih sendiri merupakan inisiatif yang bertujuan menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan pelajar melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pelatihan. Namun, kritik ini menyoroti pentingnya menyeimbangkan antara nilai-nilai kebangsaan dan hak siswa untuk mendapatkan pendidikan yang tidak terganggu.
Pihak TNI belum memberikan respons resmi terhadap tuduhan tersebut. Sementara itu, organisasi pendidikan dan orang tua murid di beberapa daerah menunggu klarifikasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa kegiatan serupa tidak akan menghambat proses belajar mengajar.