Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aten Munajat, menyoroti pentingnya program beasiswa perguruan tinggi yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Dalam pernyataannya, ia mengimbau pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota untuk menjamin proses pemberian beasiswa berjalan secara terbuka, adil, dan tanpa hambatan administratif.
Munajat menekankan bahwa beasiswa merupakan salah satu instrumen utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat. Namun, selama ini masih banyak calon penerima yang mengalami kesulitan mendapatkan informasi lengkap mengenai persyaratan, mekanisme seleksi, hingga jadwal pencairan dana.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan oleh legislator tersebut:
- Pengungkapan data lengkap beasiswa secara daring melalui portal resmi yang mudah diakses.
- Penetapan kriteria seleksi yang jelas, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Penyederhanaan prosedur pengajuan, termasuk pengurangan dokumen fisik dan penggunaan sistem digital.
- Pembentukan tim pengawas independen untuk memantau pelaksanaan beasiswa dan menangani keluhan.
- Penyediaan laporan periodik tentang jumlah penerima, penggunaan dana, dan dampak pendidikan.
Selain itu, Munajat mengusulkan agar pemerintah daerah berkoordinasi dengan perguruan tinggi dan lembaga swasta untuk memperluas jaringan beasiswa, sehingga lebih banyak mahasiswa berpotensi mendapatkan dukungan finansial.
Dalam rapat kerja Komisi V DPRD, legislator tersebut menekankan perlunya sinergi antar lembaga serta transparansi yang dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap program beasiswa. Ia berharap langkah-langkah konkret tersebut dapat segera diimplementasikan, sehingga tidak ada lagi generasi muda yang terhalang oleh biaya pendidikan tinggi.