Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat laba bersih sebesar Rp 15,5 triliun pada kuartal pertama tahun 2026, menunjukkan peningkatan sebesar 13,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian ini mencerminkan kinerja operasional yang solid, didukung oleh pertumbuhan kredit, pendapatan bunga bersih, serta efisiensi biaya. BRI juga berhasil memperluas jaringan layanan digital, yang berkontribusi pada peningkatan margin.
| Item | Kuartal I 2026 | Kuartal I 2025 | Perubahan YoY |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp 15,5 triliun | Rp 13,6 triliun | +13,74% |
| Pendapatan Bunga Bersih | Rp 23,4 triliun | Rp 21,0 triliun | +11,4% |
| Total Kredit | Rp 1.020 triliun | Rp 970 triliun | +5,2% |
Analisis para pakar menilai bahwa pertumbuhan laba BRI didorong oleh strategi digitalisasi yang terus diperkuat, penurunan rasio NPL, serta kebijakan suku bunga yang menguntungkan. Meskipun demikian, risiko makroekonomi global dan volatilitas nilai tukar tetap menjadi tantangan yang perlu dipantau.
Ke depan, BRI menargetkan pertumbuhan laba tahunan di atas 12 persen, dengan fokus pada ekspansi layanan mikro, peningkatan penyaluran kredit produktif, serta optimalisasi biaya operasional melalui teknologi.