Setapak Langkah – 18 Juni 2026 | Kapalan patroli lepas pantai milik Kerajaan Inggris, HMS Tamar, tiba di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu pagi sebagai bagian dari rangkaian kunjungan resmi untuk memperkuat kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia dan Inggris.
Setibanya, kapal tersebut dijemput oleh perwakilan Kementerian Pertahanan serta perwakilan Angkatan Laut Republik Indonesia. Dalam sambutan resmi, Menteri Pertahanan menegaskan pentingnya kolaborasi maritim dalam menjaga keamanan kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam menghadapi tantangan kejahatan lintas batas dan ancaman keamanan laut.
Rangkaian Kegiatan
- Pertemuan tingkat tinggi antara pejabat militer Indonesia dan Inggris untuk membahas strategi bersama dalam patroli wilayah perairan internasional.
- Presentasi kemampuan teknologi sonar dan sistem pertahanan anti‑serangan kapal milik HMS Tamar.
- Simulasi operasi bersama antara awak kapal HMS Tamar dan Angkatan Laut RI, termasuk latihan penanganan insiden darurat di laut.
- Tur lapangan bagi delegasi Indonesia ke fasilitas pemeliharaan kapal di pelabuhan.
- Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup pertukaran personel, pelatihan bersama, serta program penelitian teknologi kelautan.
Dalam sesi tanya jawab, Komandan HMS Tamar menekankan komitmen Inggris untuk meningkatkan interoperabilitas dengan Angkatan Laut Indonesia, termasuk melalui program pelatihan kru dan pertukaran intelijen maritim.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek operasional, melainkan juga mencakup pengembangan kemampuan logistik, perawatan kapal, serta riset bersama dalam bidang keamanan siber maritim. Kedua negara berharap inisiatif ini dapat menjadi model bagi negara‑negara lain di kawasan untuk memperkuat pertahanan kolektif.
Kunjungan HMS Tamar diharapkan menjadi titik awal bagi serangkaian latihan gabungan yang lebih luas, termasuk kemungkinan partisipasi dalam latihan multinasional seperti “Joint Warrior” atau “Exercise Malabar”. Dengan demikian, hubungan pertahanan Indonesia‑Inggris semakin terjalin kuat, menambah dimensi baru bagi keamanan regional.