Setapak Langkah – 24 Juni 2026 | Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan memperkuat kualitas tenaga kerja migran Indonesia. Penandatanganan yang dilaksanakan pada pekan ini menandai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi, perlindungan, dan kesejahteraan pekerja migran melalui sinergi antara pemerintah dan dunia akademik.
MoU mencakup beberapa bidang kerja sama utama, antara lain:
- Penyediaan program pelatihan vokasi dan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja di luar negeri.
- Penyusunan kurikulum bersama untuk sertifikasi kompetensi pekerja migran.
- Penelitian bersama mengenai faktor‑faktor yang memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan pekerja migran.
- Beasiswa serta dukungan penelitian bagi mahasiswa ULM yang fokus pada isu‑isu migrasi tenaga kerja.
- Pembentukan pusat data dan informasi tentang profil serta statistik pekerja migran Indonesia.
Dengan dukungan P2MI, program pelatihan diharapkan dapat meningkatkan daya saing pekerja migran, menurunkan tingkat penyalahgunaan tenaga kerja, dan memperluas peluang kerja yang aman serta berdampak positif bagi perekonomian nasional. Kolaborasi akademik ini juga memberikan peluang bagi mahasiswa dan peneliti untuk terlibat langsung dalam proyek‑proyek yang relevan dengan kebijakan migrasi.
Direktur P2MI menegaskan bahwa peningkatan kualitas pekerja migran tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu, tetapi juga berkontribusi pada devisa negara melalui peningkatan remitansi. Sementara itu, Rektor ULM menilai bahwa sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan kementerian akan menghasilkan lulusan yang lebih siap bersaing di pasar global.
Implementasi MoU ini akan dimulai pada kuartal berikutnya dengan fase pilot di beberapa program studi terpilih, serta evaluasi berkala untuk memastikan tercapainya target yang telah disepakati.