Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Sejumlah korban penyerangan rudapaksa yang terjadi di kawasan Cipondoh, Tangerang, kini tengah menjalani proses trauma healing dengan bantuan tim psikologis dari Dinas Penanggulangan Anak, Perempuan, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang. Program pendampingan khusus ini diluncurkan sebagai respons cepat atas kebutuhan emosional dan psikologis para korban yang mengalami luka fisik serta trauma psikologis.
Berikut adalah tahapan utama pendampingan yang diberikan:
- Sesi Konseling Awal: Mengidentifikasi tingkat trauma dan menetapkan rencana terapi yang sesuai.
- Terapi Kelompok: Membantu korban saling berbagi pengalaman sehingga tercipta dukungan emosional antar sesama.
- Kegiatan Rekreasi Terapeutik: Aktivitas seni dan olahraga ringan yang bertujuan mengalihkan fokus negatif dan memperkuat rasa percaya diri.
- Monitoring Berkala: Evaluasi kemajuan psikologis setiap dua minggu oleh tim profesional.
Sementara itu, kepolisian terus melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku yang diketahui berinisial Ivan. Identitas lengkap pelaku belum terungkap, namun pihak berwajib telah mengumpulkan bukti‑bukti digital dan saksi mata untuk mempercepat proses penangkapan.
Polisi menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk rudapaksa, tidak akan ditoleransi. “Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga pelaku berada di depan hukum,” ujar seorang juru bicara kepolisian setempat.
DP3AP2KB berharap program pendampingan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani korban kekerasan dengan pendekatan holistik yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, melainkan juga kesejahteraan mental.