Setapak Langkah – 21 Mei 2026 | Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman, menegaskan bahwa persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 kini telah memasuki fase final. Menurutnya, fokus utama kini beralih pada penyelesaian detail teknis, logistik, dan pembinaan atlet untuk memastikan penyelenggaraan yang sukses.
Marciano menambahkan bahwa proses seleksi lokasi penyelenggaraan sudah selesai, dan pemerintah serta pihak terkait tengah melakukan evaluasi akhir terhadap infrastruktur yang diperlukan, termasuk stadion, arena indoor, serta fasilitas pendukung lainnya.
Berikut poin-poin utama yang menjadi prioritas KONI Pusat dalam tahap final persiapan PON 2028:
- Penyempurnaan rencana infrastruktur dan memastikan kesiapan venue sesuai standar internasional.
- Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah untuk mengamankan dukungan dana dan regulasi.
- Program pembinaan atlet secara terintegrasi, meliputi pelatihan intensif, pembinaan mental, dan pemantauan kebugaran.
- Peningkatan sistem manajemen kompetisi, termasuk penggunaan teknologi untuk pencatatan hasil dan penilaian.
- Penguatan sinergi dengan federasi olahraga masing‑masing cabang untuk menyiapkan regulasi teknis kompetisi.
Selain itu, KONI menargetkan peluncuran program beasiswa bagi atlet muda berbakat yang berpotensi bersaing di level nasional dan internasional. Program ini diharapkan dapat memperluas basis talenta dan meningkatkan kualitas kompetisi pada PON 2028.
Marciano juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sponsor, hingga masyarakat, untuk menciptakan momentum positif menjelang penyelenggaraan PON. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan PON 2028 tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga pada pengembangan infrastruktur dan ekonomi daerah tuan rumah.