Setapak Langkah – 21 April 2026 | Kloter pertama jemaah haji dari Provinsi Jawa Tengah resmi memasuki asrama di Tanah Suci pada minggu ini, menandai dimulainya rangkaian persiapan ibadah yang lebih terorganisir.
Pembagian Kartu Nusuk dilakukan secara langsung di asrama, menandai perubahan prosedur dibandingkan tahun sebelumnya yang mengharuskan penerima kartu menunggu sampai tiba di Arab Saudi.
Kartu Nusuk merupakan identitas resmi jemaah haji yang memuat data pribadi, nomor urut, serta jadwal ibadah. Dengan kartu ini, jemaah dapat mengakses layanan digital seperti aplikasi e‑Haji, serta memudahkan koordinasi dengan otoritas setempat.
Berikut rangkaian kegiatan yang diterapkan untuk kloter pertama:
- Registrasi dan pemeriksaan kesehatan di asrama.
- Pembagian Kartu Nusuk serta pelatihan singkat penggunaan aplikasi e‑Haji.
- Briefing tata tertib, protokol kesehatan, dan prosedur ibadah.
- Persiapan perlengkapan ibadah dan penyerahan perlengkapan pribadi.
Pejabat Kementerian Agama yang menemani kedatangan jemaah, Bapak Abdul Kadir, menyatakan bahwa kebijakan pemberian Kartu Nusuk di asrama “diharapkan dapat mempercepat proses administrasi dan mengurangi kepadatan di Tanah Suci”.
Kloter ini terdiri atas sekitar 1.500 jemaah, dengan agenda keberangkatan ke Jeddah dijadwalkan pada akhir bulan Mei. Seluruh persiapan diharapkan selesai sebelum penyeberangan, termasuk penyelesaian urusan visa, vaksinasi, dan pelatihan bahasa Arab dasar.
Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Agama berupaya meningkatkan efisiensi layanan haji serta memberikan pengalaman ibadah yang lebih terstruktur bagi jemaah.