histats

Kisah Haru Biksu IWFP 2026: Kaki Luka dan Lecet Tetap Jalan Kaki dari Bali ke Borobudur Demi Kedamaian

Kisah Haru Biksu IWFP 2026: Kaki Luka dan Lecet Tetap Jalan Kaki dari Bali ke Borobudur Demi Kedamaian

Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Rombongan biksu yang tergabung dalam International World Fellowship of Peace (IWFP) tahun 2026 menapaki rute kaki sejauh ratusan kilometer, menghubungkan pulau Bali dengan Candi Borobudur di Jawa Tengah. Tujuan utama perjalanan ini adalah menyebarkan pesan perdamaian dan persaudaraan antar umat beragama, sekaligus meneguhkan tekad spiritual melalui sebuah ziarah fisik.

Perjalanan dimulai pada awal Mei 2026 dari pura di Ubud, Bali, dengan jumlah peserta sekitar dua puluh lima orang. Selama menempuh jarak lebih dari 1.200 km, beberapa biksu mengalami luka pada kaki, lecet, dan bahkan memar akibat medan yang beragam, mulai dari jalan berbatu di pegunungan hingga jalan berpasir di dataran rendah.

Berikut tantangan utama yang dihadapi para biksu:

  • Terbatasnya fasilitas medis di sepanjang rute, sehingga perawatan harus dilakukan secara mandiri.
  • Kondisi cuaca yang berubah-ubah, termasuk hujan lebat dan terik matahari yang tinggi.
  • Lama perjalanan harian yang mencapai 30-40 km, menuntut stamina fisik dan mental yang kuat.

Meski mengalami rasa sakit, para biksu tetap melanjutkan langkah dengan semangat yang tak tergoyahkan. Salah satu biksu, Bhikkhu Ananda, menyatakan, “Setiap luka di kaki kami adalah simbol pengorbanan untuk kedamaian. Kami berjalan bukan hanya untuk diri kami, tetapi untuk seluruh umat manusia yang mengidamkan kedamaian sejati.”

Selama perjalanan, mereka menghentikan diri di sejumlah situs spiritual, termasuk pura Hindu, masjid, dan gereja, untuk berdoa bersama masyarakat setempat. Interaksi ini memperkuat pesan toleransi dan persatuan yang menjadi inti IWFP.

Setibanya di Candi Borobudur pada tanggal 20 Mei 2026, para biksu melaksanakan upacara meditasi di tingkat tertinggi Candi, menandai akhir perjalanan sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perdamaian dunia. Upacara tersebut dihadiri oleh tokoh agama, pejabat daerah, dan warga yang antusias memberikan dukungan moral.

Keberhasilan perjalanan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk melakukan aksi serupa, baik dalam bentuk ziarah fisik maupun kegiatan sosial lainnya yang mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan persaudaraan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *