Setapak Langkah – 02 Juni 2026 | Mustina Abdul Basir, seorang haji berusia 66 tahun asal Provinsi Bengkulu, meninggal pada dini hari Senin setelah mengalami penurunan kesehatan yang signifikan sejak terjangkit virus Armuza. Ia merupakan anggota Kloter PDG 04 yang berangkat dari Padang.
Sebelum keberangkatan, Basir sempat mengidap gejala demam tinggi, lemas, dan gangguan pernapasan. Kondisi tersebut memburuk secara bertahap, hingga dokter yang merawatnya menyatakan bahwa komplikasi yang diakibatkan oleh Armuza menjadi faktor utama penurunan fungsi organ vitalnya.
- Usia: 66 tahun
- Asal: Bengkulu
- Kloter: PDG 04 Embarkasi Padang
- Penyakit: Virus Armuza
- Tanggal meninggal: Senin dini hari
Keluarga mengonfirmasi bahwa Basir wafat pada pukul 03.30 WIB di rumah sakit setempat. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada tenaga medis yang telah memberikan perawatan intensif, serta meminta doa restu bagi almarhum.
Upacara pemakaman dijadwalkan akan dilaksanakan secara sederhana di pemakaman keluarga pada hari berikutnya, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.
Kematian Mustina Abdul Basir menjadi pengingat akan bahaya virus Armuza, terutama bagi jamaah haji yang berusia lanjut. Pihak otoritas kesehatan menekankan pentingnya vaksinasi, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan sebelum melakukan ibadah haji.