Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengonfirmasi bahwa delapan menara Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak gempa bumi di Palu telah berhasil dipulihkan.
Gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada tanggal 1 Juni menyebabkan kerusakan pada beberapa infrastruktur telekomunikasi, termasuk BTS yang berperan penting dalam menyediakan layanan seluler dan internet bagi masyarakat.
Berikut rangkaian langkah yang diambil Kemkomdigi dalam proses pemulihan:
- Pengiriman tim teknis ke lokasi terdampak segera setelah gempa terjadi.
- Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi struktural menara dan peralatan pemancar.
- Perbaikan kerusakan mekanis dan penggantian komponen yang tidak dapat dipulihkan.
- Uji coba jaringan untuk memastikan kualitas sinyal dan kestabilan layanan.
- Koordinasi dengan operator seluler lokal untuk menyelaraskan pemulihan layanan.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua delapan BTS telah kembali beroperasi secara normal, memungkinkan layanan telepon seluler dan data internet kembali mengalir ke wilayah terdampak. Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi infrastruktur dan siap melakukan perbaikan tambahan jika diperlukan.
Pemerintah daerah Palu dan masyarakat setempat menyambut baik percepatan pemulihan ini, mengingat konektivitas menjadi faktor krusial dalam proses penanganan bencana, koordinasi bantuan, serta pemulihan ekonomi pasca‑gempa.