Setapak Langkah – 29 April 2026 | Menteri Transmigrasi (Mentrans), Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengungkapkan rencana strategis Kementerian untuk memperkuat jaringan dapur MBG (Mitra Binaan Gizi) di Papua. Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kementerian akan memimpin pembentukan ekosistem yang mencakup penyediaan infrastruktur, pelatihan tenaga kerja, dan integrasi rantai pasokan lokal.
Target utama program ini adalah mengaktifkan 2.572 dapur MBG yang tersebar di berbagai kabupaten di Papua, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan, membuka peluang kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
Berikut poin-poin utama dalam implementasi ekosistem dapur MBG:
- Pembangunan Infrastruktur: Renovasi atau pendirian dapur dengan standar sanitasi dan peralatan modern.
- Pembinaan Kelembagaan: Pembentukan badan pengelola lokal yang bertanggung jawab atas operasional harian.
- Penguatan Rantai Pasokan: Kerjasama dengan petani, nelayan, dan produsen makanan daerah untuk memastikan pasokan bahan baku yang berkelanjutan.
- Pelatihan dan Pengembangan SDM: Program pelatihan keterampilan memasak, manajemen usaha, serta keamanan pangan bagi penduduk setempat.
- Monitoring dan Evaluasi: Sistem pemantauan berbasis data untuk menilai kinerja dapur dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Implementasi program diproyeksikan selesai dalam tiga fase: fase persiapan (2024), fase pembangunan (2025‑2026), dan fase operasional penuh (2027). Selama periode tersebut, TEP akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, LSM, serta sektor swasta untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi provinsi lain dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui pendekatan ekosistem yang holistik.